Special Imlek Show, Museum Angkut Hipnotis Pengunjung

Home / Wisata / Special Imlek Show, Museum Angkut Hipnotis Pengunjung
Special Imlek Show, Museum Angkut Hipnotis Pengunjung Pengunjung Museum Angkut dimanjakan dengan berbagai hiburan yang disajikan lewat Special Imlek Show. (Foto : Adhitya Hendra Permana/TIMES Indonesia) 

TIMESBONTANG, BATUSpecial Imlek Show yang disajikan oleh Museum Angkut Kota Batu, Sabtu (25/1/2020) benar-benar menghipnotis pengunjung. Tidak hanya menonton, para pengunjung 'ditenggelamkan' dalam kegembiraan. 

Kesemarakan perayaan Imlek di museum transportasi ini diawali lewat show Ancient Chinese dan Lanterns Dance sebuah seni tari Tionghoa, dimana penarinya membawa lentera dan membawakan tarian mengubah wajah. 

Museum-Angkut-2.jpg

Pengunjung enggan meninggalkan Areal Gangster Town saat Slalom Race berlangsung. Siapa sangka mobil-mobil tempo dulu, bisa meliuk-liuk di jalanan Gangster Town yang sempit. 

Atraksi mobil tua namun bertenaga besar ini membuat para pengunjung menahan nafas. Uniknya Operational Manager Museum Angkut, Endang A. Shobirin menjadi salah satu pembalapnya. 

Tepuk tangan pengunjung semakin riuh menyambut kedatangan Barongsai dan Liang Liong. Tarian Singa dan Ular Naga ini diyakini umat Tionghoa menjadi salah satu cara berdoa untuk mendapatkan keberuntungan dan mengusir roh jahat. 

Museum-Angkut-3.jpg

Sesekali terdengar teriakan pengunjung melihat aksi menantang Barongsai dari Kelenteng Eng An Kion Malang ini. Begitu juga saat semua tantangan terlewati, tepuk tangan pengunjung pun membahana. 

"Kita berikan sajian yang istimewa untuk para pengunjung. Imlek tahun 2020 ini semoga menjadikan awal yang baik untuk Museum Angkut agar terjadi peningkatan jumlah pengunjung dan membuat produk yang sangat diminati oleh masyarakat umum khususnya di bidang edukasi," ujar SPV Public Relation Museum Angkut, Nunuk Liantin. 

Sementara itu Operational Manager Museum Angkut, Endang A. Shobirin mengatakan Special Imlek Show ini dilaksanakan untuk memberikan kebahagiaan untuk pengunjung. 

Museum-Angkut-4.jpg

"Kita berikan kebahagiaan untuk pengunjung, kita bagi-bagi Angpao berupa voucher. Perayaan ini untuk memberikan kesan keberagaman di negeri kita," ujarnya. 

Menurutnya, perayaan Imlek selalu dilaksanakan Museum Angkut setiap tahun. Tahun 2019 lalu, perayaan bertemakan Pengantin China. 

Jika tahun lalu pada momen yang sama, terjadi penurunan jumlah pengunjung, tahun ini saat Special Imlek Show digelar, Endang memperkirakan terjadi peningkatan pengunjung Museum Angkut kurang lebih 5 persen.  (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com