Makanan Khas Imlek Pembawa Keberuntungan

Home / Gaya Hidup / Makanan Khas Imlek Pembawa Keberuntungan
Makanan Khas Imlek Pembawa Keberuntungan ILUSTRASI - Makanan Khas Imlek. (FOTO: 99.co)

TIMESBONTANG, JAKARTA – Dalam perayaan Imlek selalu ada suguhan makanan khas Imlek. Bukan sembarang makanan, hidangan tersebut dianggap sebagai simbol harapan dan doa agar di tahun yang baru, seluruh anggota keluarga dilimpahi kesehatan dan keberuntungan.

Berikut ini makanan khas imlek yang dianggap sebagai simbol keberuntungan.

1. Kue Keranjang

Kue keranjang atau disebut juga sebagai Nian Gao yang berarti kue tahunan karena hanya dibuat setahun sekali pada masa menjelang tahun baru Imlek. Berbahan dasar tepung ketan dan gula merah, kue keranjang biasanya memiliki bentuk bulat.

Dari situ, filosofi kue keranjang ini sebenarnya merupakan bentuk harapan keluarga dapat terus bersatu. Selain itu, kue keranjang biasanya disusun bertumpuk yang bermakna agar mendapat kemakmuran.

2. Yusheng

Makanan ini berupa salad yang berisi irisan halus aneka sayuran seperti wortel, lobak, dengan potongan ikan tuna atau salmon mentah segar yang sebelumnya bisa sudah direndam dalam campuran minyak wijen, minyak goreng, dan merica. Sausnya dibuat campuran minyak goreng dan minyak wijen dengan tambahan saus buah plum, gula pasir, serta bubuk kayu manis.

Tradisinya disebut lo hei, di mana seluruh anggota keluarga duduk dalam satu meja dan bersama-sama mengaduk yusheng dengan sumpit sambil saling mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek, kemudian diangkat tinggi-tinggi. Semakin tinggi yusheng terangkat, dianggap semakin baik, lambang harapan akan terkabul, serta semakin baik pula peruntungan pada tahun yang baru.

3. Ayam atau Bebek

Dalam perayaan Imlek, ayam atau bebek biasanya dimasak dan disajikan secara utuh tanpa dipotong-potong. Hal ini dimaknai sebagai harapan agar keluarga tetap bersama, tetap utuh, dan bahagia. Selain itu, ayam atau bebek menjadi simbol udara yang memiliki arti kesetiaan dan ketaatan.

Menurut tradisi Tiongkok, ayam dan bebek diibaratkan memiliki sifat yang serakah sehingga dengan menyantap dagingnya orang akan terhindar dari sifat buruk tersebut.

4. Ikan

Sajian olahan daging ikan kerap hadir di perayaan Imlek karena dianggap sebagai simbol kelimpahan dan kemakmuran bagi orang yang memakannya.

Di Indonesia sendiri, saat perayaan Imlek, sering disajikan ikan bandeng. Ikan bandeng diyakini bisa memberi rezeki dan keberuntungan terus-menerus. Ikan bandeng ini dimasak utuh dari kepala hingga ekornya dan biasanya dengan berat minimal tiga kilogram agar dapat disantap oleh seluruh anggota keluarga.

5. Udang

Udang yaitu makanan simbol kemakmuran, tidak heran hidangan udang senantiasa ada di kebiasaan makan berbarengan Imlek, yang dimasak dengan bumbu khas masing-masing keluarga. Di China beberapa orang-orang berasumsi saat menghidangkan udang ketika Imlek itu artinya mudah-mudahan kebahagiaan senantiasa menemani di tahun selanjutnya.

6. Teripang

Teripang yang umumnya dimasak dengan abalon adalah simbol harapan untuk kehidupan yang tambah baik. Uniknya harga teripang bakal melambung tinggi mendekati imlek, sampai meraih jutaan rupiah untuk kualitas teripang yang baik. Biasanya di-saute atau ditumis bersama sayuran, jamur dan daging serta diberi air sedikit.

7. Jeruk

Meski umum, buah yang satu ini pun jadi makanan khas Imlek. Biasanya yang dicari dan dihidangkan adalah jeruk yang masih ada tangkai dan daunnya.

Selain melambangkan rezeki yang berlimpah, jeruk utuh dengan warna kuning keemasan ini juga melambangkan kemakmuran, kekayaan, dan kesejahteraan yang akan selalu tumbuh.

8. Siu Mie

Dalam bahasa Indonesia, makanan ini dikenal dengan mi panjang umur. Meski kerap hadir dalam acara ulang tahun, siu mie juga menjadi makanan khas Imlek karena melambangkan umur panjang, kebahagiaan, serta limpahan rejeki untuk orang yang menyantapnya.

Cara makannya pun unik, mi dimakan secara utuh tanpa digigit, sebab jika terputus memiliki makna yang tidak baik. Mi baru boleh digigit dan dikunyah setelah semua bagiannya sudah ada di dalam mulut.

9. Jiao Zi

Jiao Zi yaitu hidangan dimsum khas China yang mempunyai kemiripan dengan siomay atau pangsit. Mengonsumsi hidangan ini disebut dengan bisa bikin seorang jadi lebih kaya serta makmur.

Tidak seperti pangsit umum. Pangsit ini dibuat sesuai sama bentuk duit pada jaman dulu hingga kemunculannya ketika Tahun Baru Imlek memiliki arti pengharapan supaya senantiasa berhasil atau berlimpah.

10. Teh Telur

Makanan khas Imlek selanjutnya adalah teh telur. Teh telur (tea leaf egg) mungkin saja terdengar aneh di telinga kita, tetapi teh telur yang bisa memberi stamina ini rasa-rasanya enak. Telur di rebus sampai setengah masak, lantas cangkangnya diretakkan hingga teh yang sudah digabung kecap asin juga merembes masuk kedalam telur. Tidak hanya kecap asin, teh juga digabung dengan kayu manis serta lada hitam. Wanginya harum dengan citarasa asin yang khas. Teh telur ini melambangkan kesuburan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com