KPK RI Periksa Sendy Perico Terkait Suap Penanganan Perkara di PN Jabar

Home / Berita / KPK RI Periksa Sendy Perico Terkait Suap Penanganan Perkara di PN Jabar
KPK RI Periksa Sendy Perico Terkait Suap Penanganan Perkara di PN Jabar Kabiro Humas KPK RI, Febri Diansyah. (Foto: Dok.TIMES Indonesia) 

TIMESBONTANG, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi RI (KPK RI) mengadakan pemeriksaan terhadap tersangka Sendy Perico (SPE).

Menurut Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, SPE akan diperiksa terkait dengan kapasitasnya sebagai tersangka kasus suap terkait perkara yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

"SPE diperiksa sebagai tersangka yang terbukti memberikan sejumlah uang suap kepada AGW terkait kerja sama pengurangan tuntutan perkara yang sedang ditangani Kejati DKI jakarta," kata Febri kepada wartawan di gedung KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2019).

Sebelumnya, pada 29 Juni 2019, KPK sudah menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan suap Penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Barat tahun 2019. Tiga tersangka tersebut adalah AVS (pengacara), SPE(swasta), dan AGW (Asisten Pidana Umum Kejati DKI Jakarta).

Dalam kasus ini, tersangka AGW diduga menerima uang Rp200 juta dari SPE dan AVS melalui perantara, untuk mengurangi rencana tuntutan dalam perkara yang ditangani oleh Kejati DKI Jakarta.

Atas dugaan tersebut, AGW disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebagai pihak yang diduga pemberi AVS dan SPE disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau  Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Untuk kepentingan penyidikan, KPK RI menahan AVS dan AGW untuk 20 hari ke depan. AGW ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK dan AVS ditahan di Rumah Tahanan Gedung C1 KPK. Tersangka lain dari pihak swasta, SPE, baru menyerahkan diri pada Minggu, 30 Juni 2019. Ia kemudian diperiksa secara intensif dan ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com