Indikator
  • Undercontruction

Krisis Rohingya, Mensesneg: Hanya Indonesia yang Bisa Masuk Myanmar

Home / Peristiwa - Nasional / Krisis Rohingya, Mensesneg: Hanya Indonesia yang Bisa Masuk Myanmar
Krisis Rohingya, Mensesneg: Hanya Indonesia yang Bisa Masuk Myanmar Menteri Sekretaris Negara, Pratikno (Foto: Indra Akuntono/ Kompas)

BONTANGTIMES, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara, Pratikno mengatakan sampai saat ini hanya Indonesia yang bisa membuka akses komunikasi terhadap otoritas Myanmar terkait krisis kemanusiaan di sana.

"Banyak negara lain yang di negara ASEAN juga tidak dibuka, yang dibuka cuma Indonesia," kata Pratikno, saat ditemui di Hotel Sultan, Senayan, Jumat, (8/9) dilansir Tempo.

Pemerintah Indonesia diwakili Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah masuk dan menemui beberapa pejabat penting, di antaranya adalah Aun San Suu Kyi dan Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar Jenderal Senior U Min Aung Hlaing.

Pemerintah Indonesia bahkan mengusulkan dibentuk sebuah mekanisme penyaluran bantuan yang melibatkan negara-negara ASEAN dan International Committee for the Red Cross (ICRC) yang dipimpin oleh pemerintah Myanmar.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga menjalin komunikasi dengan pemerintah Bangladesh. Melalui komunikasi ini, Indonesia berencana mengirimkan bantuan kepada para pengungsi dari Rakhine yang lari ke perbatasan Bangladesh.

"Pemerintah akan segera mengirimkan bantuan baik dalam bentuk barang  maupun uang kepada Pemerintah Bangladesh, agar menangani pengungsi Rakhine yang ada di perbatasan Bangladesh," kata Pratikno.

Pratikno menegaskan bahwa masalah mendesak yang perlu segera dilakukan saat ini adalah menjalin diplomasi dan segera menyudahi krisis kemanusiaan di Rakhine.

Menurut Pratikno, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, bahwa penekanan harus dilakukan dan negosiasi harus dibicarakan. Namun penanganan isu kemanusian harus diselesaikan secara cepat. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com